Orang lebih mengenal jenis kopi pada produknya yaitu kopi tubruk dan kopi instan, yang pada dasarnya dkenal dengan kopi arabika dan kopi robusta. Setidaknya ada empat jenis kopi yaitu arabica, robusta, liberika, dan excelso. Kopi Arabika memiliki rasa dan jenis yang beragam daripada robusta. Beberapa jenis kopi ini yaitu Kopi Kolombia, yang memiliki rasa dab aroma yang kuat. varietas dari kopi kolombia ini yaitu Colombian Milds, Costa Rican Tarraza, Guatemala Huehuetenango, Ethiopian Harrar, Ethiopian Yirgacheffe, Hawaiian Kona Coffe, Jamaica Blue Mountain Coffe. Kopi Jawa (Java Coffe), kopi ini sangat terkenal sehingga nama Jawa menjadi identitas untuk kopi ini. Sedangkan kopi robusta diyakini memiliki kandungan kafein yang lebih tinggi. Robusta biasanya tidak dinikmati sendiri karena rasanya yang pahit dan asam. Robusta kualitas tinggi biasanya digunakan dalam beberapa campuran espreso
Orang lebih mengenal jenis kopi pada produknya yaitu kopi tubruk dan kopi instan, yang pada dasarnya dkenal dengan kopi arabika dan kopi robusta. Setidaknya ada empat jenis kopi yaitu arabica, robusta, liberika, dan excelso. Kopi Arabika memiliki rasa dan jenis yang beragam daripada robusta. Beberapa jenis kopi ini yaitu Kopi Kolombia, yang memiliki rasa dab aroma yang kuat. varietas dari kopi kolombia ini yaitu Colombian Milds, Costa Rican Tarraza, Guatemala Huehuetenango, Ethiopian Harrar, Ethiopian Yirgacheffe, Hawaiian Kona Coffe, Jamaica Blue Mountain Coffe. Kopi Jawa (Java Coffe), kopi ini sangat terkenal sehingga nama Jawa menjadi identitas untuk kopi ini. Sedangkan kopi robusta diyakini memiliki kandungan kafein yang lebih tinggi. Robusta biasanya tidak dinikmati sendiri karena rasanya yang pahit dan asam. Robusta kualitas tinggi biasanya digunakan dalam beberapa campuran espreso
Dalam bahasa Arab, kata kopi adalah qahwah yang berarti kekuatan atau juga dalam bahasa Turki yaitu kahveh, yang nantinya disebut menjadi koffie dalam bahasa Belanda, dan coffe dalam bahasa Inggris. Kata tersebut diserap ke dalam bahasa Indonesia menjadi kopi.
Konon, kopi ditemukan oleh seorang pemuda Arab yang menggembala kambingnya. Ia melihat kambingnya yang selalu gembira setelah mengigit biji dan daun dari suatu tanaman yang berwarna hijau. Karena penasaran, ia memakan biji tanaman tersebut dan merasakan efek semangat serta gembira. Penemuan ini pun menyebar dari mulut ke mulut dan jadilah legenda kopi.
Pusat produksi kopi ada sekitar 1000-1500 tahun lalu di kota pelabuhan Mocha di Yaman, kemudian diadaptasi oleh orang-orang Turki menjadi minuman yang disajikan kepada tamu-tamu kalangan pedagang dari Italia. Para pedagang inilah yang kemudian membawa kopi ke daratan Eropa dan mulailah menyebar ke seluruh dunia.
Pada tahun 1610, kopi pertama ditanam di tanah India. Bangsa Belanda mulai mempelajari cara membudidayakan kopi pada tahun 1614. Pada tahun 1616, mereka berhasil memperoleh bibit dan tanaman kopi yang subur dan langsung mendirikan perkebunan kopi di Srilanka dan tanah Jawa (Indonesia) pada tahun 1699. Kemudian oleh bangsa Belanda, tanaman ini disebar di Amerika Tengah, seperti Suriname dan Kepulauan Karibia.
Budaya Ngopi
Sepertinya tidak akan lengkap memulai hari tanpa nyeruput kopi. Kopi bukan lagi sebagai minuman penghilang rasa kantuk, naum sudah menjadi-jadi sebuah gaya hidup. dimana-mana mulai menjamur kedai-kedai kopi ternama, misalnya saja Starbuck Coffe yang menjual kopi spesialiti dari berbagai negara. selain itu, produksi kopi mulai dijual dengan kemasan sachet yang praktis. Tinggal dituang air panas, maka jadilah minuman yang sueegar untuk memulai hari.
Siapa yang tidak kenal kopi ? Minuman yang populer di seluruh penjuru dunia ini sudah akrab dikonsumsi semua lapisan masyarakat. Orang sudah mengenal dan menikmati berbagai olahan kopi mulai dari kopi tubruk sampai yang dicampur dengan susu, ginseng, cokelat, dan bahan olahan lainnya. bahkan kopi sudah menjadi gaya hidup atau sudah membumi dengan masyarakat sekitar. bahkan ada istilah coffe break yang menandakan waktu istirahat untuk meminum kopi.
Minum kopi mungkin merupakan kebiasaan yang kita lakukan setiap hari, baik itu di rumah, warung, bahkan di kafe-kafe. Siapa sih yang tak kenal dengan minuman itu??...
"Selamat pagi, ayo ngopi atau, Yuk nongkrong di kafe!".
Secangkir kopi bagi penikmatnya adalah awal dari segalanya. Dalam sehari, mungkin mereka bisa menghabiskan bergelas-gelas dari pagi, siang, sore hingga malam hari. Dan, ternyata tanpa saya sadari, minuman ini mengiringi saya sebagai teman di kala suntuk sendiri dan minuman wajib di kala berkumpul dengan teman-teman. Memang tak bisa dihindari bahwa kopi telah mampu menyihir siapa pun yang menikmatinya. Bisa dibilang kopi sudah mendarah daging dalam kehidupan kita. Atau lebih tepatnya adalah bagian dari gaya hidup masyarakat....
